Panduan Cara Perawatan Jenazah Sebelum Proses Pemakaman

Merawat jenazah yang akan dikebumikan adalah hal yang penting dan dianggap wajib. Hal yang sama yang juga sesuai dengan ketentuan yang ada. Panduan untuk merawat jenazah sendiri disesuaikan dengan agama masing-masing yang dimiliki oleh keadaan jenazah atau dari anggota keluarga ataupun agama yang dianut. Namun, secara umum tiap proses memang sangat penting karena akan membuat jenazah tersebut bisa mendapat penghormatan mereka yang terakhir. Hal ini yang sangat penting untuk didapat karena mempengaruhi bagaimana pandangan orang-orang dari akhir cerita seseorang. Karena ada tahapan khusus yang harus dilakukan maka perlu untuk memastikan semua telah selesai dengan baik.

Tahapan Membersihkan Jenazah Secara Benar

Sebelum dimasukkan ke dalam keranda jenazah maka proses harus dilakukan lebih dulu. Proses untuk memandikan jenazah adalah salah satunya. Untuk melakukan hal unik ada beberapa tahapan yang perlu untuk diperhatikan. Biasanya yang memandikan jenazah adalah salah satu keluarga dari pihak yang meninggal. Namun, jika pihak keluarga tidak dapat memandikan jenazah maka mereka bisa meminta orang lain yang lebih berpengalaman. Proses ini harus melalui beberapa hal khusus. Yang terpenting adalah mereka harus lebih dulu tahu bagian mana saja yang harus dibersihkan. Untuk memandikan jenazah ini, ada ketentuan seperti membersihkan dengan menggunakan sarung tangan lebih dulu. Selain itu, tubuh jenazah juga harus ditutup dengan menggunakan kain agar aurat tidak terlihat. Pembersihan juga dimulai dari atas ke bawah untuk mulai memproses pembersihan dengan baik. Dan yang terpenting adalah sebelum mulai pihak pemandi jenasah harus lebih dulu membaca niat memandikan jenazah. Niat ini sesuai dengan jenis kelamin jenazah yang  akan dimandikan. Untuk jenazah perempuan dan juga laki-laki niatnya berbeda. Dengan perbedaan ini maka akan diketahui dan diikuti rukun yang ada.

Dalam memandikan jenazah, ada ketentuan khusus yang harus dilakukan. Setelah proses memandikan selesai dilakukan maka tinggal mengkafani jenazah. Proses melakukan pengakafanan ini juga ada beberapa ketentuan yang ditetapkan. Kafan yang digunakan juga harus diukur sesuai dengan ketentuan yang ada. Proses ini sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Untuk jenazah laki-laki maka proses ini dilakukan dengan menutup semua aurat mulai ujung kaki sampai ujung kepala. Untuk pihak perempuan, maka dipakaikan kerudung yang sama dibuat dari kain kafan yang digunakan. Setelah itu kain kafan akan diikatkan ke tubuh jenazah. Bila telah menyelesaikan proses ini maka tinggal melakukan prosesi penguburan. Jika tempat untuk melakukan penguburan jenazah ini dekat maka keranda akan diusung secara suka rela dengan pihak keluarga atau tetangga yang membantu. Dan bila jauh maka dapat menggunakan mobil ambulan yang menyediakan sewa perjalanan.

Proses Penguburan Jenazah Dengan Benar

Langkah yang terakhir adalah dengan cara menguburkan jenazah. Proses ini dilakukan jika semua tahapan telah terselesaikan. Bagi yang masih menunggu ada keluarga yang belum datang maka mereka bisa menunda proses ini. Jika semua telah selesai maka tinggal melakukan pemakaman. Jenazah akan dimakamkan ke liang lahat. Tapi untuk kain kafan juga harus dilepas untuk memastikan tidak ada yang tertinggal di dalamnya maka harus benar-benar teliti. Dengan begitu tidak akan ada yang salah atau rukun tertinggal. Apabila proses telah dilakukan maka pihak keluarga akan bisa langsung melanjutkan proses dengan baik. Hal ini akan semakin menambah kemudahan dan kualitas penguburan jenazah untuk penghormatan terakhir mereka.